
Muhammad Agriawan Satria Utama
Buku dan kisah ini mengikuti perjalanan emosional Muhammad Agriawan Satria Utama (Agri), seorang pemuda berusia 22 tahun yang rela mengorbankan waktu tidurnya selama 29 hari di musim dingin demi menyaksikan perhelatan akbar Piala Dunia 2022 di Qatar. Turnamen ini menjadi sebuah tontonan yang sangat berarti bagi Agri, mengingat ia berharap melihat akhir karier yang manis dari idola masa kecilnya di antara dua pemain terhebat, Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo.
Kisah ini membawa pembaca menyusuri wahana rollercoaster emosi dari setiap fase turnamen. Dimulai dari babak penyisihan grup yang penuh kejutan, hingga drama di fase gugur yang menyayat hati. Pembaca diajak menyaksikan momen-momen bersejarah, seperti langkah magis Timnas Maroko yang menjadi negara Afrika pertama yang menembus Babak Semi Final, hingga tangis pilu kepulangan Cristiano Ronaldo.
Puncak dari kisah ini terjadi di Babak Final yang sangat epik antara Timnas Argentina melawan sang juara bertahan, Timnas Prancis. Laga pamungkas ini digambarkan sebagai duel pembuktian antara sang Raja, Lionel Messi, melawan sang Pangeran muda, Kylian Mbappe. Pertandingan yang menguras sisa-sisa kewarasan ini diwarnai oleh drama hattrick Mbappe, rekor jumlah adu penalti terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, dan diakhiri dengan meledaknya euforia saat Messi akhirnya mengangkat trofi emas yang telah dinantikan Argentina selama 36 tahun.
Namun, kisah ini bukan sekadar catatan rekor atau hasil pertandingan sepak bola. Di balik layar kaca televisi, Agri menemukan pelajaran kehidupan dan perenungan spiritual yang mendalam. Kekalahan Prancis memberinya pelajaran keras tentang bahaya sifat egois dan terlalu bergantung pada satu individu. Sebaliknya, kesuksesan Argentina menampar dunia dengan pelajaran emas tentang pentingnya membuang ego, berkolaborasi dalam kebaikan, dan kekuatan tekad pantang menyerah.
Cerita ditutup dengan matinya layar kaca di ruang tamu seiring terbitnya fajar. Turnamen telah usai, namun nilai-nilai perjuangan yang Agri tonton menyalakan semangat baru di dalam dadanya. Dengan moto hidup "Teruslah Berusaha Untuk Meraih Hasil Terbaik", Agri siap melangkah ke dunia nyata untuk mewujudkan mimpinya menyelesaikan pendidikan S2, mengurus Yayasan Amikom Purwokerto, dan mengelola Mission Cafe miliknya, berbekal dukungan dan doa dari keluarga tercinta
Zahira Media Publisher © 2021